Jumat, 27 Agustus 2010

Lailatul Qadar Selalu Jatuh Pada Malam Rabu ?

Malam lailatul qadar adalah malam kemulian, lebih baik dari seribu bulan, malam yang semua orang ingin mendapatkannya. Masalahnya kapan malam kemulian itu menyapa kita ? Banyak sekali para ulama mengungkapkan tentang turunnya malam lailatul qadar, Imam Ghazali menyatakan malam lailatul qadar turun di malam - malam ganjil, Nah..sekarang adalagi penemuan bahwa malam lailatul qadar jatuh pada malam rabu terakhir di bulan ramadhan. Temuan ini adalah hasil kajian seorang penulis Dr. Ahmad Musthafa Syarif, beliau memaparkan dalam website pribadinya yang berbahasa arab, bahwa malam lailatul qadar jatuh pada hari rabu. Hal itu berdasarkan hasil penemuan beliau terhadap beberapa hadits.


1. Allah menciptakan cahaya pada hari rabu.
" Dari Abi Hurairah ra beliau berkata : Rasulullah SAW memegang tangan saya dan bersabda : " Allah Azza Wa Jalla menciptakan tanah pada hari sabtu, menciptakan gunung pada hari ahad, menciptakan tanaman pada hari senin, menciptakan makruh pada hari selasa, menciptakan cahaya pada hari rabu, menciptakan hewan-hewan pada hari kamis, menciptakan Adam As pada hari juma'at setelah 'ashar. Dan beliau berpendapat bahwa Allah menurunkan An-Nuur ( Al Quran ) yaitu pada malam diciptakannya cahaya, dan malam lailatul qadar turun di malam diturunkannya Al Quran ( malam cahaya )
2. Allah menciptakan malaikat pada hari rabu.
Di keluarkan oleh Muslim, Ibnu Huzaimah, Ibnu Hibban, Ahmad Baihaqi, dan Thabrany, Berkata Ibnu Katsir : Allah menciptakan tanah pada hari sabtu, menciptakan bebatuan pada hari ahad, menciptakan awan pada hari senin, menciptakan krom hari selasa, menciptakan malaikat hari rabu, menciptakan hewan pada hari kamis, dan menciptakan Adam As pada hari jum'at.
3. Diterimanya do'a pada hari rabu.
Nabi Saw berdo'a tiga kali yaitu pada hari senin. selasa, dan rabu, dan pada hari rabu beliau terlihat gembira pertanda do'anya di kabulkan.
Beliau menambahkan bahwa malam lailatul qadar ada banyak pendapat, ada yang mengatakan waktunya tetap, ada yang berpendapat waktunya berubah-ubah. Akan tetapi hasil survei yang beliau lakukan selama lima tahun terakhir malam lailatul qadar jatuh pada hari rabu.
Lalu apa yang harus kita lakukan agar kita mendapatkan malam kemulian itu? menurut hemat saya lebih baik kita mencari malam kemulian itu setiap malam, tanpa henti, dengan seraya memohon kepada Sang Pemilik malam kemulian itu, agar kita bisa merasakan nikmatnya malam lailatul qadar.
Selamat Mencoba...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar